Total Tayangan Halaman

Jumat, 13 April 2012

penatalaksanaan gondok (struma)

Defenisi
Kelainan glandula tyroid dapat berupa gangguan fungsi seperti tiritosikosis atau perubahan susunan kelenjar dan morfologinya, seperti penyakit tyroid noduler. Berdasarkan patologinya, pembesaran tyroid umumnya disebut struma (De Jong & Syamsuhidayat, 1998).
Embriologi
Kelenjar tyroid berkembang dari endoderm pada garis tengah usus depan (De Jong & Syamsuhidayat, 1998). Kelenjar tyroid mulai terlihat terbentuk pada janin berukuran 3,4-4 cm, yaitu pada akhir bulan pertama kehamilan. Kelenjar tyroid berasal dari lekukan faring antara branchial pouch pertama dan kedua. Dari bagian tersebut timbul divertikulum, yang kemudian membesar, tumbuh ke arah bawah mengalami desensus dan akhirnya melepaskan diri dari faring. Sebelum lepas, berbentuk sebagai duktus tyroglossus yang berawal dari foramen sekum di basis lidah.
Duktus ini akan menghilang setelah dewasa, tetapi pada keadaan tertentu masih menetap. Dan akan ada kemungkinan terbentuk kelenjar tyroid yang letaknya abnormal, seperti persisten duktud tyroglossus, tyroid servikal, tyroid lingual, sedangkan desensus yang terlalu jauh akan membentuk tyroid substernal. Branchial pouch keempat ikut membentuk kelenjar tyroid, merupakan asal sel-sel parafolikular atau sel C, yang memproduksi kalsitonin.(IPD I). Kelenjar tyroid janin secara fungsional mulai mandiri pada minggu ke-12 masa kehidupan intrauterin. (De Jong & Syamsuhidayat, 1998).

gondok beracun


PENDAHULUAN1,2,3
Goiter atau gondok adalah pembesaran kelenjar tiroid, dan dapat terjadi dalam bentuk diffuse atau nodular. Penyakit ini merupakan penyakit tiroid yang tersering,  endemi di bagian tertentu dunia dan juga dapat terjadi secara sporadik. Baik endemikmaupun sporadik, adanya gondok mencerminkan gangguan sintesis hormon tiroid yang paling sering disebabkan oleh defisiensi yodium dalam makanan. Faktor lain yang sering dihubungkan dengan gondok endemik ialah
faktor goitrogen, kelebihan unsur yodium, nutrisi, dan genetik.